Pengertian Demokrasi

  • Whatsapp
pengertian demokrasi

Pengertian demokrasi sangat penting untuk dipahami sebagai masyarakat yang berada dalam sistem tersebut. Untuk pemahaman yang mendalam, kamu bisa membaca artikel ini.

Demokrasi berasal dari kata Yunani demos dan kratos. Demos artinya rakyat. kata kratos berarti pemerintahan. Jadi, pengertian demokrasi berarti pemerintahan rakyat, yaitu pemerintahan yang rakyatnya memegang peranan yang sangat menentukan.

Sejalan dengan makin mendunianya demokrasi, pemikiran tentang demokrasi (menyangkut pendefinisian dan pembagian bentuk) pun kian berkembang.

Demokrasi juga merupakan sebuah istilah yang sangat populer. Istilah demokrasi juga selalu didambakan semua orang, terutama yang mempunyai kesadaran politik, untuk diwujudkan dalan kehidupan sehari-hari.

Mereka percaya bahwa demokrasi akan lebih banyak membawa kemaslahatan manusia ketimbang implikasi negatifnya.

Apa itu demokrasi?

Menurut kamus, pengertian demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan dijalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih di bawah sistem pemilihan bebas.

Demokrasi oleh Abraham Lincoln didefenisikan secara sederhana dan populer, yaitu pemerintahan “dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”, mengandung arti bahwa dalam negara demokrasi, rakyatlah yang memiliki dan mengendalikan kekuasaan, dan kekuasaan itu dijalankan adalah demi kepentingan rakyat (United States Information Agency). Atau, pemerintahan ada karena rakyat ada; yang memerintah adalah rakyat; dan tujuan adanya pemerintahan itu pun untuk rakyat.

Jadi di sini rakyatlah yang menjadi sentrum demokrasi, atau rakyatlah yang menjadi kriteria dasar demokrasi.

Udin S. Winataputra (2005) yang mengutip buku “The Advanced Learner’s Dictionary of Current English”, tulisan Hornby, dkk., menyatakan bahwa kata demokrasi merujuk kepada konsep kehidupan negara atau masyarakat di mana warga negara dewasa turut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih, pemerintahannya mendorong dan menjamin kemerdekaan berbicara, beragama, berpendapat, berserikat, menegakkan rule of law, adanya pemerintahan mayoritas yang menghormati hak-hak kelompok minoritas dan masyarakat yang warga negaranya saling memberi perlakuan yang sama.

Dalam sejarah diketahui bahwa demokrasi telah tumbuh sejak zaman Yunani Kuno, yakni ketika munculnya istilah Negara Kota (city state atau polis) Athena pada abad ke-6 sampai abad ke-3 SM.

Negara Kota Athena sebagai negara demokrasi pertama di dunia mampu menjalankan demokrasi langsung dengan majelis sekitar 5.000 sampai 6.000 orang yang berkumpul dalam suatu lapangan ketika ada pemilihan umum (Udin S. Winataputra, 2002).

Athena (Yunani) Kuno, adalah contoh demokrasi pertama di dunia, mampu menjalankan demokrasi langsung. Artinya hak rakyat untuk membuat keputusan-keputusan politik dijalankan secara langsung oleh seluruh warga negara yang bertindak berdasarkan prosedur mayoritas.

Sifat langsung ini dapat dilaksanakan secara efektif karena negara kota (city state) Yunani Kuno berlangsung dalam kondisi sederhana dengan wilayah negara yang hanya terbatas pada sebuah kota dan daerah sekitarnya dan jumlah penduduk yang hanya lebih kurang 300.000 orang dalam satu negara.

Lebih dari itu ketentuan-ketentuan demokrasi hanya berlaku untuk warga negara resmi yang merupakan sebagian kecil dari seluruh penduduk.

Sebagian besar yang terdiri dari budak belian, pedagang asing, perempuan dan anak-anak tidak dapat menikmati hak demokrasi (Miriam Budiardjo, Soehino, dalam Moh. Mahfud, 2003).

Sokoguru Demokrasi

Alamudi, menyebutkan lebih lanjut, bahwa ada 11 poin yang menjadi sokoguru demokrasi, yaitu:

  • Kedaulatan rakyat
  • Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah
  • Kekuasaan mayoritas
  • Hak-hak minoritas
  • Jaminan hak asasi manusia
  • Pemerintah yang bebas dan jujur
  • Persamaan di depan hukum
  • Proses hukum yang wajar
  • Pembatasan pemerintah secara konstitusional
  • Pluralisme sosial, ekonomi dan politik
  • Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerjasama dan mufakat

Apakah sama antara konsepsi kebebasan dan demokrasi?

Kebebasan dan demokrasi sering dipakai secara timbal balik, tetapi keduanya tidak sama. Memang dalam demokrasi menjunjung tinggi kebebasan dan menghargai perbedaan pendapat, perbedaan kepentingan.

Demokrasi sesungguhnya bukan hanya seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan, tetapi juga mencakup seperangkat praktek dan prosedur yang terbentuk melalui sejarah panjang dan sering berliku-liku.

Sehingga demokrasi sering disebut suatu pelembagaan dari kebebasan. Kebebasan dalam demokrasi sesungguhnya bukan merupakan kebebasan yang mutlak, melainkan kebebasan yang memiliki koridor dan batasan, termasuk dibatasi oleh kebebasan yang dimiliki orang lain.

Demokrasi terbagi dalam dua kategori dasar, yaitu demokrasi langsung dan perwakilan.

Dalam demokrasi langsung semua warga, tanpa melihat pejabat yang dipilih atau diangkat, dapat ikut dalam pembuatan keputusan negara.

Sistem seperti ini jelas hanya cocok untuk relatif sejumlah kecil orang dalam organisasi kemasyarakatan atau dewan suku, misalnya unit lokal serikat sekerja, di mana para anggotanya dapat bertemu di satu ruangan untuk membahas berbagai masalah dan mengambil keputusan melalui musyawarah atau suara terbanyak.

Dalam demokrasi tidak langsung (perwakilan) para pejabat membuat undang-undang dan menjalankan program untuk kepentingan umum atas nama rakyat.

Hak-hak rakyat dihormati dan dijunjung tinggi karena para pejabat itu dipilih dan diangkat oleh rakyat.

Dalam demokrasi, tidak dibenarkan adanya keputusan politik dan pejabat yang dapat merugikan hak-hak rakyat apalagi kebijakan yang bertujuan untuk menindas rakyat demi kepentingan penguasa.

Manfaat Demokrasi

Nah, pertanyaanya kemudian, apa manfaat dari demokrasi?

Demokrasi dapat memberi manfaat dalam kehidupan masyarakat yang demokratis, yaitu:

1. Kesetaraan sebagai warga Negara

Disini demokrasi memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat. Prinsip kesetaraan menuntut perlakuan sama terhadap pandangan-pandangan atau pendapat dan pilihan setiap Negara.

2. Memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum

Kebijakan dapat mencerminkan keinginan rakyatnya. Semakin besar suara rakyat dalam menentukan semakin besar pula kemungkinan kebijakan itu menceminkan keinginan dan aspirasi rakyat.

3. Pluralisme dan kompromi

Demokrasi mengisyaratkan kebhinekaan dan kemajemukan dalam masyarakat maupun kesamaan kedudukan diantara para warga Negara.

Dalam demokrasi untuk mengatasi perbedaan-perbedaan adalah lewat diskusi, persuasi, kompromi, dan bukan dengan paksanaan atau pameran kekuasaan.

4. Menjamin hak-hak dasar

Demokrasi menjamin kebebasan-kebebasan dasar tentang hak-hak sipil dan politis; hak kebebasan berbicara dan berekspresi, hak berserikat dan berkumpul, hak bergerak, dan sebagainya.

Hak-hak itu memungkinkan pengembangan diri setiap individu dan memungkinkan terwujudnya keputusan-keputusan kolektif yang lebih baik.

5. Pembaruan kehidupan sosial

Demokrasi memungkinkan terjadinya pembawan kehidupan sosial. Penghapusan kebijakan-kebijakan yang telah usang secara rutin dan pergantian para politisi dilakukan dengan cara yang santun, dan damai. Demokrasi memuluskan proses alih generasi tanpa pergolakan.

Ciri-Ciri Sistem Demokrasi

Ciri-ciri sistem demokrasi dimaksudkan untuk membedakan penyelenggaraan pemerintahan Negara yang demokratis, yaitu:

  • Memungkinkan adanya pergantian pemerintahan secara berkala.
  • Anggota masyarakat memiliki kesempatan yang sama menempati kedudukan dalam pemerintahan untuk masa jabatan tertentu, seperti presiden, menteri, gubernur dan sebagainya.
  • Adanya pengakuan dan anggota masyarakat terhadap kehadiran tokoh-tokoh yang sah yang berjuang mendapatkan kedudukan dalam pemerintahan; sekaligus sebagai tandingan bagi pemerintah yang sedang berkuasa.
  • Dilakukan pemilihan lain untuk memilih pejabat-pejabat pemerintah tertentu yang diharapkan dapat mewakili kepentingan rakyat tertentu.
  • Agar kehendak masing-masing golongan dapat diketahui oleh pemerintah atau anggota masyarakat lain, maka harus diakui adanya hak menyatakan pendapat (lisan, tertulis, pertemuan, media elektronik dan media cetak, dan sebagainya).
  • Pengakuan terhadap anggota masyarakat yang tidak ikut serta dalam pemilihan umum.

Ciri-ciri kepribadian Demokratis

Nah, bagaimana dengan ciri kepribadian yang demokratis, antara lain:

  • Menerima orang lain.
  • Terbuka terhadap pengalaman dan ide-ide baru.
  • Bertanggungjawab; d. Waspada terhadap kekuasaan.
  • Toleransi terhadap perbedaan-perbedaan.
  • Emosi-emosinya terkendali.
  • Menaruh kepercayaan terhadap lingkungan.

BACA JUGA: Pengertian Strategi Nasional

Kesimpulan

Secara etimologis demokrasi berasal dari kata yunani “demos” yang berarti rakyat dan “kratos atau kratein” yang berarti kekuasaan atau berkuasa. Jadi pengertian demokrasi dapat diterjemahkan bahwa rakyat berkuasa atau government or rule by the people.

Demokrasi dapat juga berarti seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan, tetapi juga mencakup seperangkat praktek dan prosedur yang terbentuk secara panjang dan berliku-liku sehingga demokrasi sering disebut suatu kelembagaan dari kebebasan

Demokrasi kita adalah demokrasi konstitusional yang kekuasannya terbatas dan pemerintahannya tidak dibenarkan bertindak sewenang-wenang, tetapi ketentuan dan peraturan hukum yang membatasi kekuasaan pemerintah yang diatur dalam konstitusi sehingga demokrasi kita disebut demokrasi konstitusional yang bercirikan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Demokrasi menjamin kebebasan-kebebasan setiap warga Negara seperti kebebasan berbicara, berekspresi, berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pendapat secara lisan maupun tulisan dan sebagainya mewujudkan keputusan-keputusan kolektif yang lebih baik.

Demikian penjelasan lengkap seputar pengertian demokrasi, semoga bermanfaat untuk kita semua!

 

Yuk, SITASI ARTIKEL!

Ikatan Dinas.com (June 19, 2021) Pengertian Demokrasi. Retrieved from https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/.
"Pengertian Demokrasi." Ikatan Dinas.com - June 19, 2021, https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/
Ikatan Dinas.com May 26, 2021 Pengertian Demokrasi., viewed June 19, 2021,https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/>
Ikatan Dinas.com - Pengertian Demokrasi. [Internet]. [Accessed June 19, 2021]. Available from: https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/
"Pengertian Demokrasi." Ikatan Dinas.com - Accessed June 19, 2021. https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/
"Pengertian Demokrasi." Ikatan Dinas.com [Online]. Available: https://ikatandinas.com/pengertian-demokrasi/. [Accessed: June 19, 2021]

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *