Masa pra aksara adalah masa sebelum manusia mengenal sistem tulisan. Pada masa ini, manusia berkomunikasi dengan simbol-simbol dan gambar-gambar yang memiliki arti tertentu. Dalam bahasa Indonesia, masa pra aksara juga dikenal dengan nama lain, yaitu masa prasejarah.
Apa Itu Masa Pra Aksara?
Masa pra aksara merupakan masa di mana manusia belum mengenal atau menggunakan sistem tulisan. Pada masa ini, manusia berkomunikasi dengan menggunakan bahasa lisan dan bahasa tubuh. Masa pra aksara dianggap sebagai masa awal perkembangan manusia sebelum ditemukannya sistem tulisan.
Selama masa pra aksara, manusia menggunakan simbol-simbol dan gambar-gambar untuk menyampaikan pesan dan informasi. Simbol-simbol ini memiliki arti tertentu yang dipahami oleh masyarakat pada masa itu. Meskipun tidak memiliki sistem tulisan, manusia pada masa pra aksara memiliki kebudayaan yang kaya dan kompleks.
Masa Prasejarah sebagai Nama Lain Masa Pra Aksara
Di Indonesia, masa pra aksara juga dikenal dengan nama masa prasejarah. Nama ini digunakan untuk menggambarkan masa di mana manusia belum mengenal sistem tulisan. Masa prasejarah di Indonesia mencakup rentang waktu sebelum penemuan sistem tulisan hingga munculnya kerajaan-kerajaan kuno di Nusantara.
Pada masa prasejarah, manusia di Indonesia telah mencapai tingkat peradaban yang tinggi. Masyarakat pada masa itu telah memiliki kebudayaan yang maju, termasuk dalam bidang pertanian, perburuan, seni dan kerajinan, serta sistem sosial dan politik yang terorganisir dengan baik.
Pentingnya Masa Pra Aksara dalam Sejarah Manusia
Masa pra aksara memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah manusia. Pada masa ini, manusia mulai mengembangkan berbagai aspek kehidupan, seperti pertanian, perburuan, dan kerajinan. Masa pra aksara juga menjadi awal mula perkembangan seni dan budaya manusia.
Tanpa masa pra aksara, manusia mungkin tidak akan mencapai tingkat peradaban yang kita kenal saat ini. Pada masa ini, manusia mulai mengenal konsep-konsep dasar seperti kerjasama, pertukaran, dan pembagian tugas. Hal ini membantu manusia dalam bertahan hidup dan berkembang menjadi masyarakat yang lebih maju.
Konklusi
Masa pra aksara memainkan peran penting dalam sejarah manusia. Meskipun belum mengenal sistem tulisan, manusia pada masa ini telah mencapai tingkat peradaban yang tinggi. Dalam bahasa Indonesia, masa pra aksara juga dikenal dengan nama masa prasejarah. Nama ini menggambarkan masa di mana manusia belum mengenal sistem tulisan dan memiliki kebudayaan yang maju. Masa pra aksara menjadi fondasi bagi perkembangan manusia dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pertanian, perburuan, seni dan budaya, serta sistem sosial dan politik. Tanpa masa pra aksara, manusia mungkin tidak akan mencapai tingkat peradaban yang kita kenal saat ini.






