Pengantar
Bagian penutup surat merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah surat. Penutup yang tepat dapat memberikan kesan yang baik dan profesional kepada penerima surat. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang bagian penutup surat yang tepat dan beberapa tips untuk menyusunnya dengan baik.
Penulisan Salam Penutup
Salam penutup adalah ungkapan yang digunakan untuk mengakhiri surat dengan sopan. Beberapa salam penutup yang umum digunakan antara lain:
- Hormat saya,
- Terima kasih,
- Hormat kami,
- Salam hangat,
- Hormat dan terima kasih,
- Salam sejahtera,
Pilihlah salam penutup yang sesuai dengan konteks surat dan hubungan antara penulis surat dan penerima surat.
Penggunaan Tanda Baca
Pada bagian penutup surat, tanda baca yang umum digunakan adalah tanda koma (,). Tanda koma digunakan setelah salam penutup dan diikuti dengan jarak spasi sebelum penulis menuliskan nama lengkap atau jabatan.
Penulisan Nama Lengkap dan Jabatan
Setelah tanda koma, penulis surat dapat menuliskan nama lengkap dan jabatan. Jika surat tersebut ditujukan kepada seseorang yang memiliki jabatan atau posisi tertentu, sebaiknya jabatan tersebut juga dituliskan setelah nama lengkap. Contohnya:
…
Tips Menyusun Penutup Surat yang Baik
1. Sesuaikan dengan Konteks Surat
Penutup surat harus disesuaikan dengan konteks dan tujuan surat. Jika surat tersebut bersifat formal, pilihlah penutup yang sopan dan profesional. Namun, jika surat tersebut bersifat non-formal, penutup dapat lebih santai dan ramah.
2. Hindari Penutup yang Terlalu Umum
Hindari penggunaan penutup yang terlalu umum dan klise, seperti “Terima kasih atas perhatiannya” atau “Demikian surat ini kami sampaikan”. Usahakan untuk memberikan penutup yang lebih spesifik dan personal sesuai dengan isi surat.
3. Perhatikan Ejaan dan Tata Bahasa
Perhatikan ejaan dan tata bahasa yang digunakan dalam penutup surat. Pastikan tidak terdapat kesalahan ejaan, tanda baca yang salah, atau penggunaan kata yang tidak tepat.
4. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Ramah
Gunakan bahasa yang sopan dan ramah dalam penutup surat. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu formal atau terlalu santai, kecuali jika memang sesuai dengan hubungan antara penulis surat dan penerima surat.
Kesimpulan
Bagian penutup surat adalah bagian yang penting dalam menyampaikan kesan dan pesan terakhir kepada penerima surat. Dengan menyusun penutup yang tepat dan sesuai dengan konteks, kita dapat memberikan kesan yang baik dan profesional. Pastikan untuk memilih salam penutup yang sesuai, menggunakan tanda baca yang tepat, dan menyusun penutup dengan bahasa yang sopan dan ramah. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menyusun penutup surat yang baik.






