Bagaimana Suatu Tanaman Dikatakan Melakukan Gerak Tropisme Positif dan Negatif

Tanaman memiliki kemampuan untuk merespon rangsangan lingkungan luar seperti cahaya, gravitasi, dan sentuhan. Respon ini dikenal sebagai gerak tropisme. Gerak tropisme biasanya terjadi pada bagian-bagian tanaman seperti batang, daun, dan akar.

Apa itu Gerak Tropisme?

Gerak tropisme adalah kemampuan tanaman untuk merespon rangsangan lingkungan luar dengan cara mengubah arah tumbuhnya. Ada dua jenis gerak tropisme, yaitu gerak tropisme positif dan negatif.

Apa itu Gerak Tropisme Positif?

Gerak tropisme positif terjadi ketika tanaman merespon rangsangan dengan mengarahkan tumbuhnya ke arah sumber rangsangan tersebut. Contohnya adalah ketika batang tanaman melengkung mengikuti arah cahaya matahari atau ketika akar tanaman tumbuh ke arah sumber air.

Bacaan Lainnya

Apa itu Gerak Tropisme Negatif?

Gerak tropisme negatif terjadi ketika tanaman merespon rangsangan dengan menghindari arah sumber rangsangan tersebut. Contohnya adalah ketika akar tanaman menghindari cahaya dan tumbuh ke arah bawah tanah atau ketika batang tanaman melengkung menjauhi sumber gravitasi.

Apa yang Menyebabkan Gerak Tropisme?

Gerak tropisme disebabkan oleh perubahan kadar hormon pada sel-sel tanaman yang terkena rangsangan. Hormon yang paling berperan dalam gerak tropisme adalah auksin. Auksin diproduksi pada ujung tumbuhan dan bertanggung jawab untuk mengatur pertumbuhan sel dan arah tumbuhnya.

Bagaimana Gerak Tropisme Terjadi pada Tanaman?

Gerak tropisme terjadi pada tanaman melalui beberapa tahapan. Pertama, rangsangan lingkungan luar diterima oleh sel-sel tanaman yang terkena rangsangan. Selanjutnya, sel-sel tersebut mengirimkan sinyal ke sel-sel lain di sekitarnya melalui jaringan saraf tanaman.

Sel-sel tersebut kemudian menghasilkan hormon auksin yang menggerakkan pertumbuhan sel dan arah tumbuhnya. Akhirnya, tanaman merespon rangsangan dengan melakukan gerak tropisme positif atau negatif.

Contoh Gerak Tropisme pada Tanaman

Berikut adalah beberapa contoh gerak tropisme pada tanaman:

1. Gerak Tropisme Positif pada Batang Tanaman

Ketika batang tanaman terkena cahaya, sel-sel pada bagian yang terkena cahaya akan memproduksi lebih banyak auksin daripada sel-sel pada bagian yang tidak terkena cahaya. Hal ini menyebabkan pertumbuhan sel yang lebih banyak pada bagian yang terkena cahaya sehingga batang tanaman melengkung ke arah cahaya dan melakukan gerak tropisme positif.

2. Gerak Tropisme Positif pada Akar Tanaman

Ketika akar tanaman terkena sumber air, sel-sel pada bagian yang terkena air akan memproduksi lebih banyak auksin daripada sel-sel pada bagian yang tidak terkena air. Hal ini menyebabkan pertumbuhan sel yang lebih banyak pada bagian yang terkena air sehingga akar tanaman tumbuh ke arah sumber air dan melakukan gerak tropisme positif.

3. Gerak Tropisme Negatif pada Batang Tanaman

Ketika batang tanaman terkena gravitasi, sel-sel pada bagian yang terkena gravitasi akan memproduksi lebih sedikit auksin daripada sel-sel pada bagian yang tidak terkena gravitasi. Hal ini menyebabkan pertumbuhan sel yang lebih sedikit pada bagian yang terkena gravitasi sehingga batang tanaman melengkung menjauhi gravitasi dan melakukan gerak tropisme negatif.

4. Gerak Tropisme Negatif pada Akar Tanaman

Ketika akar tanaman terkena cahaya, sel-sel pada bagian yang terkena cahaya akan memproduksi lebih sedikit auksin daripada sel-sel pada bagian yang tidak terkena cahaya. Hal ini menyebabkan pertumbuhan sel yang lebih sedikit pada bagian yang terkena cahaya sehingga akar tanaman tumbuh menjauhi cahaya dan melakukan gerak tropisme negatif.

Kesimpulan

Gerak tropisme adalah kemampuan tanaman untuk merespon rangsangan lingkungan luar dengan cara mengubah arah tumbuhnya. Ada dua jenis gerak tropisme, yaitu gerak tropisme positif dan negatif. Gerak tropisme disebabkan oleh perubahan kadar hormon pada sel-sel tanaman yang terkena rangsangan. Auksin merupakan hormon yang paling berperan dalam gerak tropisme. Gerak tropisme terjadi pada tanaman melalui beberapa tahapan, yaitu penerimaan rangsangan oleh sel-sel tanaman, pengiriman sinyal ke sel-sel lain melalui jaringan saraf tanaman, produksi hormon auksin, dan merespon rangsangan dengan gerak tropisme positif atau negatif.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *