Apakah kamu pernah mendengar kata demisioner? Kata ini seringkali digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan. Jika kamu belum tahu apa arti kata demisioner dan ingin tahu lebih lanjut, maka artikel ini akan membantu kamu.
Apa Arti Kata Demisioner?
Secara sederhana, demisioner berarti pengunduran diri dari jabatan atau pekerjaan. Kata ini berasal dari bahasa Prancis, “démission”, yang artinya pengunduran diri atau pemecatan.
Dalam konteks bisnis, demisioner seringkali terjadi ketika seseorang merasa tidak lagi cocok dengan pekerjaannya atau merasa bahwa jabatannya tidak memberikan kepuasan yang diinginkan. Jadi, seseorang memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.
Apa Saja Alasan Seseorang Mengajukan Demisioner?
Ada banyak alasan mengapa seseorang memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Berikut ini adalah beberapa alasan yang umum terjadi:
- Tidak lagi cocok dengan pekerjaannya atau tidak merasa nyaman di tempat kerja
- Tidak ada kesempatan untuk mendapatkan promosi atau kenaikan gaji
- Ketidakpuasan terhadap lingkungan kerja atau rekan kerja
- Memutuskan untuk berpindah ke perusahaan lain
- Mengalami stres atau tekanan yang berat di tempat kerja
Bagaimana Cara Mengajukan Demisioner?
Mengajukan demisioner memerlukan beberapa persiapan dan tindakan yang harus dilakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika ingin mengajukan demisioner:
- Beritahu atasanmu terlebih dahulu sebelum kamu mengajukan surat pengunduran diri
- Buat surat pengunduran diri yang baik dan sopan
- Berikan alasan yang jelas dan jangan berbohong
- Siapkan dirimu untuk bertanggung jawab atas pekerjaanmu sampai penggantimu datang
- Berikan waktu yang cukup untuk perusahaanmu mencari penggantimu
Apakah Demisioner Harus Diberitahukan ke Semua Orang?
Tidak selalu harus memberitahukan kepada semua orang ketika kamu mengajukan demisioner. Namun, kamu perlu memberitahukan kepada atasanmu terlebih dahulu untuk memberikan waktu yang cukup bagi perusahaanmu untuk mencari penggantimu.
Jika kamu memiliki rekan kerja yang dekat atau berada di departemen yang sama denganmu, maka kamu bisa memberitahukan kepada mereka. Namun, pastikan untuk tidak membuat keputusan yang terburu-buru dan menimbang baik-baik sebelum memberitahukan keputusanmu kepada siapa pun.
Bagaimana Cara Menghadapi Demisioner Karyawan?
Demisioner karyawan bisa menjadi masalah bagi perusahaanmu, terutama jika karyawan tersebut memiliki peranan penting dalam perusahaanmu. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi demisioner karyawan:
- Berikan waktu yang cukup bagi perusahaanmu untuk mencari penggantimu
- Jangan membiarkan karyawan tersebut mempengaruhi rekan kerjanya
- Berikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas kontribusi karyawannya selama bekerja di perusahaanmu
- Jangan mengejar karyawan tersebut untuk tetap bekerja di perusahaanmu
- Gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki masalah yang ada di perusahaanmu
Apakah Ada Keuntungan Mengajukan Demisioner?
Mengajukan demisioner bisa memiliki beberapa keuntungan, terutama jika kamu merasa tidak lagi cocok dengan pekerjaanmu atau merasa bahwa jabatanmu tidak memberikan kepuasan yang diinginkan. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari mengajukan demisioner:
- Memiliki kesempatan untuk mengejar karir yang lebih baik
- Menghilangkan stres atau tekanan yang berat di tempat kerja
- Meningkatkan kualitas hidupmu
- Mendapatkan pengalaman baru di tempat kerja yang baru
Apakah Ada Risiko Mengajukan Demisioner?
Mengajukan demisioner juga bisa memiliki risiko, terutama jika kamu belum menemukan pekerjaan baru atau jika kamu tidak memiliki cadangan keuangan yang cukup. Berikut ini adalah beberapa risiko yang bisa terjadi ketika kamu mengajukan demisioner:
- Kehilangan sumber penghasilan
- Sulit mendapatkan pekerjaan baru
- Memiliki kesulitan dalam membayar tagihan atau hutang
- Merasa tidak memiliki arah atau tujuan dalam hidupmu
Bagaimana Cara Menghindari Risiko Mengajukan Demisioner?
Untuk menghindari risiko ketika kamu mengajukan demisioner, kamu perlu melakukan beberapa hal. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghindari risiko tersebut:
- Memiliki cadangan keuangan yang cukup sebelum mengajukan demisioner
- Mencari pekerjaan baru sebelum mengajukan demisioner
- Menimbang baik-baik sebelum mengajukan demisioner
- Berbicara dengan keluarga atau teman dekatmu sebelum mengajukan demisioner
Bagaimana Cara Mendapatkan Pekerjaan Baru Setelah Mengajukan Demisioner?
Mendapatkan pekerjaan baru setelah mengajukan demisioner bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, kamu dapat melakukan beberapa hal untuk meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan baru. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan:
- Buat daftar perusahaan yang ingin kamu lamar dan kirimkan surat lamaranmu
- Siapkan CV dan portfolio yang menarik
- Mendaftar ke situs lowongan kerja online
- Menjalin hubungan dengan orang-orang yang berada di industri yang sama
- Ikuti kursus atau pelatihan untuk meningkatkan keterampilanmu
Kesimpulan
Demisioner berarti pengunduran diri dari jabatan atau pekerjaan. Ada banyak alasan mengapa seseorang memutuskan untuk mengajukan demisioner, seperti merasa tidak lagi cocok dengan pekerjaannya atau tidak ada kesempatan untuk mendapatkan promosi atau kenaikan gaji.
Mengajukan demisioner memerlukan beberapa persiapan dan tindakan yang harus dilakukan. Kamu perlu memberitahukan kepada atasanmu terlebih dahulu dan membuat surat pengunduran diri yang baik dan sopan. Ada beberapa risiko yang bisa terjadi ketika kamu mengajukan demisioner, seperti kehilangan sumber penghasilan dan kesulitan mendapatkan pekerjaan baru.
Untuk menghindari risiko tersebut, kamu perlu memiliki cadangan keuangan yang cukup sebelum mengajukan demisioner dan menimbang baik-baik sebelum mengajukan demisioner. Jangan lupa untuk melakukan beberapa cara untuk meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan baru setelah mengajukan demisioner.






