Harmoni dua suara adalah keindahan yang dapat dinikmati oleh semua orang, bahkan oleh mereka yang tidak memiliki pengetahuan musik yang mendalam. Harmoni dua suara dapat tercipta ketika dua suara yang berbeda dipadukan menjadi satu kesatuan yang indah. Namun, membuat harmoni dua suara tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam membuat harmoni dua suara yang indah. Berikut ini adalah beberapa ketentuan yang harus diperhatikan:
1. Menentukan Nada Dasar
Sebelum memulai membuat harmoni dua suara, tentukan dulu nada dasar yang akan digunakan. Nada dasar ini akan menjadi acuan dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua suara yang akan dipadukan memiliki nada dasar yang sama. Jika tidak, maka harmoni dua suara yang dihasilkan akan terdengar tidak selaras.
2. Menentukan Jenis Harmoni
Terdapat beberapa jenis harmoni yang dapat digunakan dalam membuat harmoni dua suara, seperti harmoni paralel, harmoni kontrapun, harmoni kanon, dan lain-lain. Setiap jenis harmoni memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Pilihlah jenis harmoni yang sesuai dengan lagu yang akan dibawakan dan karakteristik suara masing-masing penyanyi.
3. Menentukan Intensitas Suara
Intensitas suara juga harus diperhatikan dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua suara memiliki intensitas yang seimbang. Jika salah satu suara terlalu keras atau terlalu lemah, maka harmoni dua suara yang dihasilkan akan terdengar tidak seimbang.
4. Menentukan Jarak Interval
Interval adalah jarak antara dua nada yang berbeda. Jarak interval yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Jarak interval yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
5. Menentukan Teknik Bernyanyi
Teknik bernyanyi juga memegang peranan penting dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua penyanyi menggunakan teknik yang sama dalam bernyanyi. Teknik yang berbeda dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
6. Menentukan Waktu Bernyanyi
Waktu bernyanyi juga harus diperhatikan dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua penyanyi menggunakan waktu yang sama dalam bernyanyi. Waktu yang berbeda dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
7. Menentukan Kunci
Kunci adalah susunan nada-nada dalam sebuah lagu. Kunci yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Kunci yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
8. Menentukan Dinamika Suara
Dinamika suara adalah perubahan intensitas suara dalam sebuah lagu. Dinamika suara yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Dinamika suara yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
9. Menentukan Artikulasi
Artikulasi adalah cara penyanyi mengucapkan kata-kata dalam sebuah lagu. Artikulasi yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Artikulasi yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
10. Menentukan Ekspresi
Ekspresi adalah cara penyanyi mengekspresikan perasaan dalam sebuah lagu. Ekspresi yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Ekspresi yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
11. Menentukan Posisi Tubuh
Posisi tubuh juga memegang peranan penting dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua penyanyi memiliki posisi tubuh yang sama dalam bernyanyi. Posisi tubuh yang berbeda dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
12. Menentukan Penekanan Nada
Penekanan nada adalah cara penyanyi menekankan sebuah nada dalam sebuah lagu. Penekanan nada yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Penekanan nada yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
13. Menentukan Tempo
Tempo adalah kecepatan dalam sebuah lagu. Tempo yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Tempo yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
14. Menentukan Ritme
Ritme adalah pola bunyi dalam sebuah lagu. Ritme yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Ritme yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
15. Menentukan Warna Suara
Warna suara adalah karakteristik suara masing-masing penyanyi. Warna suara yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Warna suara yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
16. Menentukan Jumlah Oktaf
Oktaf adalah kumpulan delapan nada yang memiliki frekuensi yang sama. Jumlah oktaf yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Jumlah oktaf yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
17. Menentukan Dinamika Lagu
Dinamika lagu adalah perubahan intensitas suara dalam sebuah lagu. Dinamika lagu yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Dinamika lagu yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
18. Menentukan Durasi Lagu
Durasi lagu juga harus diperhatikan dalam membuat harmoni dua suara. Pastikan bahwa kedua penyanyi menggunakan durasi yang sama dalam bernyanyi. Durasi yang berbeda dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
19. Menentukan Pola Vokal
Pola vokal adalah urutan bunyi vokal dalam sebuah lagu. Pola vokal yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola vokal yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
20. Menentukan Pola Nada
Pola nada adalah urutan bunyi nada dalam sebuah lagu. Pola nada yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola nada yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
21. Menentukan Pola Akor
Pola akor adalah urutan bunyi akor dalam sebuah lagu. Pola akor yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola akor yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
22. Menentukan Pola Ritmis
Pola ritmis adalah urutan bunyi ritmis dalam sebuah lagu. Pola ritmis yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola ritmis yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
23. Menentukan Pola Dinamika
Pola dinamika adalah urutan bunyi dinamika dalam sebuah lagu. Pola dinamika yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola dinamika yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
24. Menentukan Pola Ekspresi
Pola ekspresi adalah urutan bunyi ekspresi dalam sebuah lagu. Pola ekspresi yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola ekspresi yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
25. Menentukan Pola Tempo
Pola tempo adalah urutan bunyi tempo dalam sebuah lagu. Pola tempo yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola tempo yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
26. Menentukan Pola Dinamika Lagu
Pola dinamika lagu adalah urutan bunyi dinamika lagu dalam sebuah lagu. Pola dinamika lagu yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola dinamika lagu yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
27. Menentukan Pola Durasi Lagu
Pola durasi lagu adalah urutan bunyi durasi lagu dalam sebuah lagu. Pola durasi lagu yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola durasi lagu yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
28. Menentukan Pola Pola Vokal
Pola pola vokal adalah urutan bunyi pola vokal dalam sebuah lagu. Pola pola vokal yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola pola vokal yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
29. Menentukan Pola Pola Nada
Pola pola nada adalah urutan bunyi pola nada dalam sebuah lagu. Pola pola nada yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola pola nada yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
30. Menentukan Pola Pola Akor
Pola pola akor adalah urutan bunyi pola akor dalam sebuah lagu. Pola pola akor yang digunakan dalam membuat harmoni dua suara harus disesuaikan dengan jenis harmoni yang dipilih. Pola pola akor yang tidak sesuai dapat mengganggu keselarasan harmoni dua suara yang dihasilkan.
Demikianlah beberapa ketentuan dalam membuat harmoni dua suara. Dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut, diharapkan harmoni dua suara yang dihasilkan dapat terdengar lebih indah dan selaras.
Kesimpulan
Membuat harmoni dua suara merupakan salah satu hal yang menarik dalam dunia musik. Namun, untuk membuat harmoni dua suara yang indah dan selaras, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan. Beberapa ketentuan tersebut antara lain menentukan nada dasar, jenis harmoni, intensitas suara, jarak interval, teknik bernyanyi, waktu bernyanyi, kunci, dinamika suara, artikulasi, ek






