Pengantar
Dalam menjalani pendidikan di sekolah, siswa seringkali ditugaskan untuk menulis puisi sebagai bagian dari pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa, menggali kreativitas, dan mengekspresikan diri melalui tulisan. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengalaman Susan dan Susanna dalam menulis puisi untuk mata pelajaran bahasa Inggris.
Susan: Sebuah Pencarian Identitas Diri
Susan adalah seorang siswi kelas 10 yang memiliki minat yang tinggi dalam dunia sastra. Ia seringkali merasa terinspirasi oleh puisi-puisi yang ia baca di buku-buku sastra. Ketika diberikan tugas menulis puisi untuk mata pelajaran bahasa Inggris, Susan merasa senang dan antusias. Ia melihat kesempatan ini sebagai wadah untuk mengekspresikan diri dan mengejar mimpi menjadi seorang penulis.
Dalam menulis puisi, Susan mulai dengan mencari inspirasi dari pengalaman pribadi dan perasaannya. Ia berusaha untuk memilih tema yang dekat dengan dirinya, seperti pengalaman pertemanan, cinta, dan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, puisi yang ia tulis memiliki keunikan dan keaslian yang menggambarkan siapa dirinya sebagai seorang individu.
Susan juga senang bereksperimen dengan berbagai gaya penulisan. Ia belajar tentang berbagai jenis puisi seperti soneta, haiku, dan pantun. Dengan mempelajari gaya-gaya penulisan ini, Susan dapat mengekspresikan pesan yang ingin disampaikannya dengan cara yang unik dan menarik.
Susanna: Menemukan Suara dalam Kebersamaan
Di sisi lain, Susanna adalah seorang siswi kelas 11 yang lebih suka bekerja dalam kelompok atau berkolaborasi dengan teman-temannya. Menulis puisi untuk mata pelajaran bahasa Inggris memberikan kesempatan baginya untuk bekerja sama dan berbagi ide dengan orang lain.
Susanna seringkali bergabung dengan kelompok diskusi puisi di sekolah. Dalam kelompok ini, mereka saling memberikan umpan balik dan mendiskusikan ide-ide untuk puisi mereka. Dengan mendengarkan pandangan dari orang lain, Susanna dapat melihat sudut pandang yang berbeda dan mengembangkan puisinya dengan lebih baik.
Salah satu keuntungan dari bekerja dalam kelompok adalah adanya kesempatan untuk belajar dari teman-teman yang memiliki keahlian dan minat yang berbeda. Misalnya, jika Susanna memiliki kesulitan dalam memilih kata yang tepat, ia dapat meminta bantuan dari temannya yang memiliki keahlian dalam kosakata bahasa Inggris. Dengan begitu, puisi yang ia tulis menjadi lebih beragam dan kaya akan variasi bahasa.
Kesimpulan
Menulis puisi untuk mata pelajaran bahasa Inggris merupakan sebuah kesempatan yang berharga bagi siswa untuk mengekspresikan diri mereka melalui tulisan. Seperti yang telah diceritakan oleh Susan dan Susanna, menulis puisi dapat menjadi sebuah perjalanan untuk menemukan identitas diri, mengekspresikan perasaan, dan belajar dari orang lain.
Melalui proses menulis puisi, siswa juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka serta mengasah kreativitas dan imajinasi. Oleh karena itu, menulis puisi adalah salah satu aktivitas yang sangat bermanfaat dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah.






