Pengenalan
Senyawa adalah kombinasi dua atau lebih unsur yang terikat bersama. Secara kimia, ikatan antara atom-atom unsur dapat bersifat ionik atau kovalen. Pada artikel ini, kita akan membahas pasangan senyawa yang keduanya berikatan kovalen. Ikatan kovalen terbentuk ketika elektron terbagi secara bersamaan antara atom-atom yang terlibat, membentuk molekul yang stabil.
Hidrogen dan Karbon Monoksida (CO)
Salah satu pasangan senyawa yang keduanya berikatan kovalen adalah hidrogen (H2) dan karbon monoksida (CO). Hidrogen adalah unsur nonlogam dengan nomor atom 1, sedangkan karbon monoksida adalah senyawa yang terbentuk dari ikatan antara atom karbon (C) dan atom oksigen (O). Ikatan di antara atom-atom dalam H2 dan CO adalah ikatan kovalen, di mana elektron-elektron dibagikan secara bersamaan.
Oksigen dan Nitrogen (N2)
Senyawa lain yang terdiri dari pasangan senyawa yang keduanya berikatan kovalen adalah oksigen (O2) dan nitrogen (N2). Oksigen adalah unsur nonlogam dengan nomor atom 8, sedangkan nitrogen adalah unsur nonlogam dengan nomor atom 7. Keduanya membentuk ikatan kovalen di mana elektron-elektron dibagikan secara bersamaan antara atom-atom yang terlibat.
Metana (CH4) dan Ammonia (NH3)
Metana (CH4) dan ammonia (NH3) adalah contoh lain dari pasangan senyawa yang berikatan kovalen. Metana adalah senyawa yang terdiri dari satu atom karbon (C) dan empat atom hidrogen (H), sedangkan ammonia terdiri dari satu atom nitrogen (N) dan tiga atom hidrogen (H). Keduanya membentuk ikatan kovalen di mana elektron-elektron dibagikan secara bersamaan antara atom-atom yang terlibat.
Hidrogen Klorida (HCl) dan Asam Nitrat (HNO3)
Hidrogen klorida (HCl) dan asam nitrat (HNO3) adalah pasangan senyawa lainnya yang berikatan kovalen. Hidrogen klorida terdiri dari satu atom hidrogen (H) dan satu atom klorin (Cl), sedangkan asam nitrat terdiri dari satu atom hidrogen (H), satu atom nitrogen (N), dan tiga atom oksigen (O). Keduanya membentuk ikatan kovalen di mana elektron-elektron dibagikan secara bersamaan antara atom-atom yang terlibat.
Kesimpulan
Pasangan senyawa yang keduanya berikatan kovalen melibatkan ikatan kovalen, di mana elektron-elektron dibagikan secara bersamaan antara atom-atom yang terlibat. Beberapa contoh pasangan senyawa ini meliputi hidrogen dan karbon monoksida (H2 dan CO), oksigen dan nitrogen (O2 dan N2), metana dan ammonia (CH4 dan NH3), serta hidrogen klorida dan asam nitrat (HCl dan HNO3). Memahami pasangan senyawa ini membantu kita memahami sifat dan reaktivitas senyawa, serta pentingnya ikatan kovalen dalam membentuk molekul yang stabil.






