Kitab Negarakertagama Ditulis pada Masa Pemerintahan Hayam Wuruk Oleh

Pendahuluan

Kitab Negarakertagama merupakan salah satu karya sastra Jawa yang sangat penting. Kitab ini ditulis pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, seorang raja yang berkuasa pada abad ke-14 di Kerajaan Majapahit. Dalam kitab ini, terdapat deskripsi yang sangat rinci mengenai wilayah dan kekuasaan Majapahit pada masa itu. Penulis Kitab Negarakertagama adalah seorang pendeta dan penyair bernama Mpu Prapanca. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam mengenai kitab ini dan pentingnya dalam sejarah Indonesia.

Pemerintahan Hayam Wuruk

Hayam Wuruk merupakan salah satu raja terbesar dalam sejarah Majapahit. Ia memerintah dari tahun 1350 hingga 1389 dan pada masa kekuasaannya, Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Hayam Wuruk juga dikenal sebagai seorang raja yang bijaksana dan pandai berdiplomasi. Ia berhasil menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan tetangga dan menjadikan Majapahit sebagai pusat perdagangan dan kebudayaan di Nusantara.

Kitab Negarakertagama

Kitab Negarakertagama, juga dikenal dengan nama “Nagarakretagama” atau “Nagarakrtagama”, adalah sebuah karangan sastra yang ditulis dalam bentuk syair atau kakawin. Kitab ini merupakan salah satu sumber sejarah yang paling penting untuk mempelajari kehidupan sosial, politik, dan budaya pada masa Majapahit. Mpu Prapanca, seorang pendeta dan penyair kerajaan, adalah penulis kitab ini.

Bacaan Lainnya

Kitab Negarakertagama terdiri dari tiga bagian utama. Bagian pertama berisi pujian kepada Hayam Wuruk dan daftar wilayah kekuasaan yang diperintah oleh Majapahit. Bagian kedua menjelaskan tentang sistem administrasi dan pembagian kerajaan Majapahit. Sedangkan bagian ketiga berisi tentang daftar pajak dan upeti yang diterima oleh kerajaan.

Pentingnya Kitab Negarakertagama

Kitab Negarakertagama memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Melalui kitab ini, kita dapat mempelajari secara mendalam mengenai wilayah kekuasaan Majapahit pada abad ke-14. Kitab ini juga memberikan gambaran tentang struktur administrasi, hukum, dan ekonomi kerajaan pada masa itu.

Kitab Negarakertagama juga memberikan bukti kuat tentang keberadaan Majapahit sebagai salah satu kerajaan terbesar di Asia Tenggara pada masa itu. Penjelasan yang rinci mengenai wilayah kekuasaan Majapahit dan hubungannya dengan kerajaan-kerajaan tetangga menjadi bukti kuat kebesaran dan pengaruh Majapahit di kawasan ini.

Isi Kitab Negarakertagama

Kitab Negarakertagama berisi deskripsi yang sangat rinci mengenai wilayah kekuasaan Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Kitab ini mencatat nama-nama daerah, desa, sungai, dan gunung yang berada di wilayah kekuasaan Majapahit. Deskripsi mengenai letak geografis dan kegiatan ekonomi di setiap daerah juga terdapat dalam kitab ini.

Kitab ini juga menjelaskan tentang sistem administrasi dan pembagian wilayah di Majapahit. Bagian-bagian administrasi seperti pengawas desa, pengawas hutan, dan pengawas pelabuhan juga dijelaskan secara rinci dalam kitab ini.

Pentingnya Kitab Negarakertagama dalam Sejarah Indonesia

Kitab Negarakertagama menjadi salah satu sumber penting dalam memahami sejarah Indonesia khususnya pada masa kejayaan Majapahit. Kitab ini memberikan gambaran yang sangat detail mengenai wilayah kekuasaan dan kehidupan sosial pada masa itu.

Kitab ini juga menjadi saksi bisu kebesaran dan keunggulan Majapahit sebagai kerajaan maritim yang memiliki pengaruh besar di kawasan Asia Tenggara. Melalui kitab ini, kita dapat mempelajari bagaimana Majapahit mampu menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan tetangga dan menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan di Nusantara.

Kesimpulan

Kitab Negarakertagama ditulis pada masa pemerintahan Hayam Wuruk oleh seorang pendeta dan penyair bernama Mpu Prapanca. Kitab ini merupakan salah satu karya sastra Jawa yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Kitab ini memberikan gambaran yang sangat rinci mengenai wilayah, kekuasaan, dan kehidupan sosial pada masa kejayaan Majapahit. Kitab Negarakertagama juga menjadi bukti kuat tentang keberadaan Majapahit sebagai salah satu kerajaan terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-14. Dengan nilai historis yang tinggi, kitab ini menjadi sumber yang tak ternilai dalam mempelajari sejarah dan budaya Indonesia.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *