Pendahuluan
Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan besar di Nusantara yang mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahannya. Berada di Jawa Timur, kerajaan ini dikenal sebagai salah satu kerajaan maritim yang memiliki kekuasaan yang luas dan menguasai wilayah-wilayah penting di Asia Tenggara. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang puncak kejayaan Kerajaan Majapahit.
Pemerintahan Hayam Wuruk
Puncak kejayaan Kerajaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Hayam Wuruk memerintah dari tahun 1350 hingga 1389 Masehi. Ia merupakan raja yang bijaksana dan berhasil menjalin hubungan baik dengan negara-negara tetangga, seperti Singasari, Sunda, dan Bali. Pada masa pemerintahannya, Majapahit mencapai puncak kejayaan dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya.
Politik dan Ekonomi Majapahit
Hayam Wuruk berhasil menjalin aliansi dengan kerajaan-kerajaan tetangga melalui pernikahan. Salah satu pernikahan penting yang dilakukan adalah pernikahan antara Hayam Wuruk dengan putri Kerajaan Singasari, Kertawardhana. Melalui pernikahan ini, Majapahit berhasil menguasai Singasari dan memperluas wilayah kekuasaannya.
Dalam bidang ekonomi, Majapahit merupakan pusat perdagangan yang penting di Asia Tenggara. Kerajaan ini menguasai jalur perdagangan yang menghubungkan antara Asia Timur dan Asia Barat. Banyak pedagang dari berbagai negara datang ke Majapahit untuk melakukan perdagangan. Kekayaan dari perdagangan ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat Majapahit mencapai puncak kejayaan.
Kejayaan Budaya dan Seni
Tidak hanya dalam politik dan ekonomi, Majapahit juga mencapai puncak kejayaan dalam bidang budaya dan seni. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, kerajaan ini menjadi pusat perkembangan seni dan budaya. Contohnya adalah seni ukir dan seni arsitektur yang terlihat pada candi-candi dan bangunan kerajaan.
Budaya Jawa di Majapahit juga mengalami perkembangan yang pesat. Bahasa Jawa mulai diakui sebagai bahasa resmi kerajaan dan sastra Jawa berkembang dengan pesat. Salah satu karya sastra terkenal dari Majapahit adalah “Negarakertagama” yang ditulis oleh Mpu Prapanca.
Penurunan Majapahit
Meskipun mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami penurunan setelah masa pemerintahannya. Salah satu faktor penurunan ini adalah terjadinya konflik internal di kerajaan yang menyebabkan kelemahan dalam pemerintahan. Selain itu, serangan dari luar juga mengancam kekuasaan Majapahit, seperti serangan dari Kerajaan Demak.
Kesimpulan
Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Dalam bidang politik, Majapahit berhasil menjalin aliansi dengan negara-negara tetangga dan memperluas wilayah kekuasaannya. Dalam bidang ekonomi, Majapahit menjadi pusat perdagangan yang penting di Asia Tenggara. Di bidang budaya dan seni, Majapahit menjadi pusat perkembangan seni dan budaya di Nusantara. Namun, setelah masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami penurunan akibat konflik internal dan serangan dari luar.






