Pendahuluan
Roro Jonggrang adalah tokoh legendaris dalam mitologi Jawa yang terkenal karena kecantikannya dan ceritanya yang menarik. Salah satu cerita yang populer adalah mengapa Roro Jonggrang menolak untuk menikahi Bandung Bondowoso, seorang pangeran dari kerajaan lain. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi alasan di balik penolakan tersebut.
Asal Mula Kisah
Cerita dimulai ketika Bandung Bondowoso jatuh cinta pada Roro Jonggrang setelah melihat kecantikannya. Dia memutuskan untuk meminta Roro Jonggrang untuk menikahinya, tetapi Roro Jonggrang memiliki alasan yang kuat untuk menolak tawaran tersebut.
Legenda Candi Prambanan
Salah satu alasan Roro Jonggrang menolak adalah karena adanya legenda Candi Prambanan. Menurut legenda, Bandung Bondowoso menawarkan untuk membangun seribu candi dalam semalam sebagai bukti cintanya. Namun, Roro Jonggrang mengetahui bahwa Bandung Bondowoso sebenarnya menggunakan kekuatan supranatural untuk membangun candi-candi tersebut.
Roro Jonggrang merasa bahwa tindakan Bandung Bondowoso adalah tindakan yang tidak adil dan tidak benar. Dia tidak ingin menikahi pria yang menggunakan kekuatan gaib untuk mencapai tujuannya. Oleh karena itu, dia menolak tawaran Bandung Bondowoso dan mencari cara untuk menghentikannya.
Tantangan Roro Jonggrang
Roro Jonggrang memutuskan untuk memberikan Bandung Bondowoso tugas yang mustahil untuk diselesaikan. Dia meminta Bandung Bondowoso untuk membangun seribu candi dalam semalam. Dia berharap bahwa tugas ini akan membuat Bandung Bondowoso menyerah dan meninggalkannya.
Namun, Bandung Bondowoso menerima tantangan tersebut dan dengan bantuan kekuatan supranaturalnya, dia mulai membangun candi-candi tersebut. Roro Jonggrang menyadari bahwa dia akan kalah dan menemukan cara untuk menghentikan Bandung Bondowoso.
Tipuan Roro Jonggrang
Untuk menghentikan Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang memutuskan untuk menggunakan tipuan. Dia memerintahkan para pelayan kerajaan untuk membakar jerami dan memukul batu dalam jumlah besar sehingga terdengar seperti suara kerja keras membangun candi.
Bandung Bondowoso mendengar suara tersebut dan percaya bahwa candi-candi sudah hampir selesai. Namun, ketika dia memeriksa, dia hanya melihat candi-candi yang belum selesai. Roro Jonggrang mengulangi trik ini beberapa kali, membuat Bandung Bondowoso semakin putus asa dan marah.
Kemarahan Bandung Bondowoso
Setelah menyadari bahwa dia telah ditipu oleh Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso marah dan memutuskan untuk menggunakan kekuatan supranaturalnya untuk mengutuk Roro Jonggrang. Dia mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu, menjadikannya bagian dari candi yang sedang dia bangun.
Sejak itu, Roro Jonggrang menjadi arca batu yang terdapat di Candi Prambanan. Arca tersebut dikenal sebagai “Bidadari yang Terjebak” dan menjadi salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Indonesia.
Kesimpulan
Alasan mengapa Roro Jonggrang menolak untuk menikahi Bandung Bondowoso sangat berhubungan dengan kecurangan dan penggunaan kekuatan supranatural untuk mencapai tujuan. Roro Jonggrang percaya pada keadilan dan tindakan yang benar, oleh karena itu dia menolak tawaran Bandung Bondowoso. Kisah ini menjadi legenda yang terkenal dan terus diceritakan hingga saat ini.
Sebagai salah satu cerita dalam mitologi Jawa, kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso juga menjadi daya tarik wisata di Indonesia. Cerita ini mengajarkan nilai-nilai tentang keadilan, kesetiaan, dan keberanian dalam menghadapi tantangan kehidupan.






