Interval merupakan jarak antara dua nada yang dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut. Interval selalu dibatasi oleh dua nada, yaitu nada asal dan nada tujuan. Interval nada adalah salah satu elemen penting dalam musik. Sebab, interval nada dapat memberikan warna dan karakter unik pada sebuah lagu.
Langkah ke 1 pada interval nada adalah mengetahui nada asal dan nada tujuan. Nada asal merupakan nada pertama yang dimainkan, sedangkan nada tujuan merupakan nada kedua yang dimainkan. Dalam hal ini, nada asal dan nada tujuan dapat dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut.
Macam-Macam Interval Nada
Ada beberapa macam interval nada, yaitu:
1. Interval Unison
Interval unison adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki tinggi nada yang sama. Interval unison dapat memberikan kesan stabil dan harmonis pada sebuah lagu.
2. Interval Oktav
Interval oktav adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki tinggi nada yang berbeda, namun memiliki nama nada yang sama. Interval oktav dapat memberikan kesan dramatis pada sebuah lagu.
3. Interval Mayor
Interval mayor adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki jarak tujuh nada. Interval mayor dapat memberikan kesan ceria dan riang pada sebuah lagu.
4. Interval Minor
Interval minor adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki jarak enam nada. Interval minor dapat memberikan kesan sedih dan galau pada sebuah lagu.
5. Interval Sekst
Interval sekst adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki jarak lima nada. Interval sekst dapat memberikan kesan tenang dan santai pada sebuah lagu.
6. Interval Septim
Interval septim adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki jarak empat nada. Interval septim dapat memberikan kesan tegang dan misterius pada sebuah lagu.
7. Interval Non
Interval non adalah interval nada yang terjadi ketika dua nada yang dimainkan memiliki jarak sembilan nada. Interval non dapat memberikan kesan eksotis dan berbeda pada sebuah lagu.
Penentuan Interval Nada
Penentuan interval nada dapat dilakukan dengan cara mengukur jarak antara dua nada menggunakan alat musik atau software musik. Selain itu, penentuan interval nada juga dapat dilakukan dengan pendengaran. Pendengaran yang baik akan memudahkan seseorang untuk menentukan interval nada dengan benar.
Interval pada Akor
Interval juga dapat diterapkan pada akor. Akor merupakan gabungan dari tiga nada atau lebih yang dimainkan secara bersamaan. Interval pada akor dapat memberikan warna dan karakter yang unik pada sebuah lagu. Beberapa akor yang sering digunakan dalam musik adalah:
1. Akor Mayor
Akor mayor merupakan akor yang terdiri dari nada pertama, nada ketiga, dan nada kelima dari tangga nada mayor. Akor mayor dapat memberikan kesan ceria dan riang pada sebuah lagu.
2. Akor Minor
Akor minor merupakan akor yang terdiri dari nada pertama, nada ketiga, dan nada kelima dari tangga nada minor. Akor minor dapat memberikan kesan sedih dan galau pada sebuah lagu.
3. Akor Dominan
Akor dominan merupakan akor yang terdiri dari nada pertama, nada ketiga, dan nada kelima dari tangga nada dominan. Akor dominan dapat memberikan kesan tegang dan misterius pada sebuah lagu.
Kesimpulan
Interval nada adalah jarak antara dua nada yang dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut. Interval selalu dibatasi oleh dua nada, yaitu nada asal dan nada tujuan. Langkah ke 1 pada interval nada adalah mengetahui nada asal dan nada tujuan. Ada beberapa macam interval nada, seperti interval unison, oktav, mayor, minor, sekst, septim, dan non. Penentuan interval nada dapat dilakukan dengan cara mengukur jarak antara dua nada menggunakan alat musik atau software musik, atau dengan pendengaran. Interval juga dapat diterapkan pada akor, dan dapat memberikan warna dan karakter yang unik pada sebuah lagu.






