Apakah Anda seorang pecinta senam lantai? Jika iya, maka Anda pasti sudah familiar dengan berbagai gerakan yang dilakukan dalam senam lantai. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa gerakan yang sebenarnya tidak termasuk dalam kategori senam lantai? Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang gerakan-gerakan tersebut.
Apa itu Senam Lantai?
Sebelum kita membahas gerakan-gerakan yang tidak termasuk dalam senam lantai, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu senam lantai. Senam lantai adalah bentuk olahraga yang dilakukan di atas lantai dengan menggunakan tubuh sebagai alat utama. Gerakan-gerakan senam lantai melibatkan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh.
Gerakan Senam Lantai yang Tidak Termasuk
Berikut adalah beberapa gerakan yang tidak termasuk dalam kategori senam lantai:
1. Push Up
Push up merupakan gerakan yang dilakukan dengan posisi tubuh terlentang dan menggunakan tangan sebagai penopang tubuh. Gerakan ini fokus pada penguatan otot-otot dada, bahu, dan lengan. Meskipun push up merupakan gerakan yang baik untuk kekuatan tubuh, namun gerakan ini sebenarnya tidak termasuk dalam kategori gerakan senam lantai.
2. Sit Up
Sit up adalah gerakan yang dilakukan dengan berbaring telentang, lutut ditekuk, dan tangan di belakang kepala. Gerakan ini bertujuan untuk mengencangkan otot perut. Meskipun sit up dapat dilakukan di atas lantai, gerakan ini lebih tepat dikategorikan sebagai gerakan untuk melatih kekuatan otot perut daripada gerakan senam lantai.
3. Squat
Squat adalah gerakan yang dilakukan dengan posisi berdiri, kemudian menekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat. Gerakan ini melibatkan otot paha, bokong, dan panggul. Meskipun squat dapat dilakukan di atas lantai, gerakan ini lebih sering dikategorikan sebagai gerakan latihan kekuatan daripada gerakan senam lantai.
4. Lunges
Lunges adalah gerakan yang dilakukan dengan posisi berdiri, kemudian melangkah ke depan dengan satu kaki dan menekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat. Gerakan ini melibatkan otot paha, bokong, dan panggul. Meskipun lunges dapat dilakukan di atas lantai, gerakan ini lebih tepat dikategorikan sebagai gerakan latihan kekuatan daripada gerakan senam lantai.
5. Plank
Plank adalah gerakan yang dilakukan dengan posisi tubuh tengkurap, kemudian tangan diletakkan di bawah bahu dan jari-jari kaki menopang tubuh. Gerakan ini bertujuan untuk melatih kekuatan otot perut, punggung, dan bahu. Meskipun plank melibatkan lantai sebagai alat, gerakan ini lebih sering dikategorikan sebagai gerakan latihan kekuatan daripada gerakan senam lantai.
Kesimpulan
Jadi, meskipun beberapa gerakan seperti push up, sit up, squat, lunges, dan plank melibatkan lantai sebagai alat, sebenarnya gerakan-gerakan tersebut tidak termasuk dalam kategori gerakan senam lantai. Gerakan senam lantai lebih fokus pada kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh. Namun, tidak ada salahnya jika Anda menggabungkan gerakan-gerakan tersebut dalam rutinitas senam Anda untuk mendapatkan manfaat yang lebih luas.






