Ciri Berikut yang Bukan Merupakan Ciri Organisme Kingdom Animalia adalah

Ciri Organisme Non-Kingdom Animalia

Pengertian Kingdom Animalia

Kingdom Animalia, atau yang lebih dikenal sebagai Kingdom Hewan, adalah salah satu dari lima kingdom dalam taksonomi makhluk hidup. Organisme yang termasuk dalam Kingdom Animalia memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dari kingdom lainnya. Namun, ada beberapa ciri yang tidak dimiliki oleh organisme dalam Kingdom Animalia. Berikut adalah beberapa ciri tersebut:

Bergerak dengan Membentuk Dinding Sel

Salah satu ciri yang bukan dimiliki oleh organisme dalam Kingdom Animalia adalah kemampuan untuk bergerak dengan membentuk dinding sel. Organisme dalam Kingdom Animalia umumnya memiliki sel yang tidak memiliki dinding sel. Sebagai contoh, hewan seperti manusia, kucing, dan burung tidak memiliki dinding sel yang terbuat dari bahan seperti selulosa yang umumnya dimiliki oleh organisme dalam kingdom lainnya.

Bacaan Lainnya

Autotrof atau Heterotrof

Organisme dalam Kingdom Animalia umumnya adalah heterotrof, yaitu mereka mendapatkan energi dari mengkonsumsi organisme lain. Namun, ada organisme di luar Kingdom Animalia yang juga heterotrof, seperti jamur dan beberapa protista. Selain itu, ada juga organisme autotrof, yang dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Contohnya adalah tumbuhan dalam Kingdom Plantae.

Mempunyai Selubung atau Dinding Tubuh

Organisme dalam Kingdom Animalia cenderung memiliki tubuh yang tidak dilindungi oleh selubung atau dinding tubuh yang kaku. Sebagai contoh, manusia memiliki kulit sebagai perlindungan fisik, namun tidak dimiliki oleh organisme dalam kingdom lainnya. Kingdom lain seperti Kingdom Fungi memiliki selubung sel yang disebut hifa dan tumbuhan dari Kingdom Plantae memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa.

Mendapatkan Oksigen Melalui Paru-paru

Organisme dalam Kingdom Animalia mendapatkan oksigen melalui sistem pernapasan mereka, seperti paru-paru atau insang. Namun, ada organisme di luar kingdom ini yang mendapatkan oksigen melalui cara yang berbeda. Misalnya, tumbuhan dalam Kingdom Plantae mendapatkan oksigen melalui proses fotosintesis, dan beberapa mikroorganisme mendapatkan oksigen melalui proses difusi langsung melalui kulit mereka.

Berkembang Biak dengan Cara Ovipar atau Vivipar

Organisme dalam Kingdom Animalia dapat berkembang biak dengan dua cara, yaitu ovipar dan vivipar. Ovipar adalah ketika organisme menghasilkan telur yang kemudian menetas di lingkungan eksternal. Contohnya adalah reptil dan burung. Sementara itu, vivipar adalah ketika organisme melahirkan anak yang sudah berkembang sepenuhnya. Contohnya adalah mamalia seperti manusia dan hewan peliharaan kita.

Kesimpulan

Organisme dalam Kingdom Animalia memiliki sejumlah ciri yang membedakannya dari kingdom lainnya. Namun, ada beberapa ciri tertentu yang tidak dimiliki oleh organisme dalam Kingdom Animalia. Beberapa di antaranya adalah kemampuan untuk bergerak dengan membentuk dinding sel, autotrof atau heterotrof, keberadaan selubung atau dinding tubuh, cara mendapatkan oksigen, dan cara berkembang biak. Penting untuk memahami perbedaan ini untuk mempelajari keragaman kehidupan di Bumi.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *