Berikut Ini Perbedaan Antara Litik dan Lisogenik, Terletak Pada…

Pengertian Litik dan Lisogenik

Sebelum membahas perbedaan antara litik dan lisogenik, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu litik dan lisogenik.

Proses litik merupakan suatu proses pada bakteriofag yang dapat menginfeksi bakteri. Pada proses ini, bakteriofag akan menginfeksi bakteri dan menghancurkannya untuk melepaskan virus baru.

Sedangkan, proses lisogenik merupakan suatu proses pada bakteriofag yang dapat menyebabkan bakteri terinfeksi virus. Pada proses ini, bakteriofag akan menyisipkan DNA-nya ke dalam bakteri sehingga virus dapat berkembang biak bersama-sama dengan bakteri.

Bacaan Lainnya

Cara Kerja Litik dan Lisogenik

Cara kerja litik dan lisogenik juga menjadi perbedaan yang cukup penting. Berikut penjelasannya:

Pada proses litik, virus akan menginfeksi sel bakteri dan memasukkan materi genetik ke dalam sel bakteri. Kemudian, virus akan menghancurkan sel bakteri dan melepaskan materi genetik virus ke dalam lingkungan sekitar.

Sedangkan, pada proses lisogenik, virus akan menyisipkan materi genetik virus ke dalam sel bakteri. Materi genetik virus ini akan disatukan dengan materi genetik bakteri sehingga virus dan bakteri dapat berkembang biak bersama-sama.

Kecepatan Berkembang Biak

Perbedaan selanjutnya antara litik dan lisogenik terletak pada kecepatan berkembang biaknya virus. Berikut penjelasannya:

Pada proses litik, virus dapat berkembang biak dengan cepat karena virus akan menghancurkan sel bakteri sehingga virus dapat melepaskan materi genetiknya dan berkembang biak dengan cepat.

Sedangkan, pada proses lisogenik, virus akan bersama-sama dengan bakteri berkembang biak. Hal ini menyebabkan virus berkembang lebih lambat dibandingkan dengan proses litik.

Respon Imun Tubuh

Perbedaan lainnya antara litik dan lisogenik terletak pada respon imun tubuh. Berikut penjelasannya:

Pada proses litik, virus akan menginfeksi sel bakteri dan menghancurkannya. Hal ini akan menyebabkan sel-sel bakteri yang terinfeksi virus mati dan melepaskan materi genetik virus ke dalam lingkungan sekitar. Tubuh akan merespon dengan cara mengeluarkan respon imun untuk melawan virus tersebut.

Sedangkan, pada proses lisogenik, virus dan bakteri berkembang biak bersama-sama. Hal ini membuat tubuh tidak merespon virus dengan cara yang sama seperti pada proses litik.

Penyebaran Virus

Perbedaan terakhir antara litik dan lisogenik terletak pada penyebaran virus. Berikut penjelasannya:

Pada proses litik, virus akan menginfeksi sel bakteri dan menghancurkannya. Hal ini akan menyebabkan virus melepaskan materi genetiknya dan berkembang biak dengan cepat. Virus dapat menyebar ke banyak sel bakteri lainnya dan menginfeksi sel-sel tersebut.

Sedangkan, pada proses lisogenik, virus dan bakteri akan berkembang biak bersama-sama. Virus tidak akan melepaskan materi genetiknya sehingga virus tidak akan menyebar ke banyak sel bakteri lainnya. Virus hanya akan berkembang bersama-sama dengan bakteri di dalam sel bakteri yang terinfeksi virus.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara litik dan lisogenik terletak pada cara kerja, kecepatan berkembang biak, respon imun tubuh, dan penyebaran virus.

Pada proses litik, virus akan menginfeksi dan menghancurkan sel bakteri untuk melepaskan virus baru. Sedangkan, pada proses lisogenik, virus akan menyisipkan DNA-nya ke dalam bakteri dan berkembang bersama-sama dengan bakteri.

Kecepatan berkembang biak pada proses litik lebih cepat dibandingkan dengan proses lisogenik. Respon imun tubuh juga berbeda pada kedua proses ini. Pada proses litik, tubuh akan merespon virus dengan cara mengeluarkan respon imun untuk melawan virus. Sedangkan, pada proses lisogenik, virus dan bakteri akan berkembang bersama-sama dan tubuh tidak akan merespon virus dengan cara yang sama seperti pada proses litik.

Penyebaran virus pada proses litik lebih cepat dibandingkan dengan proses lisogenik. Pada proses litik, virus dapat menyebar ke banyak sel bakteri lainnya dan menginfeksi sel-sel tersebut. Sedangkan, pada proses lisogenik, virus hanya akan berkembang bersama-sama dengan bakteri di dalam sel bakteri yang terinfeksi virus.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *