Berikut Artefak Hasil Kebudayaan Megalitikum kecuali

Pendahuluan

Kebudayaan Megalitikum merupakan salah satu periode penting dalam sejarah manusia. Pada masa ini, manusia purba mulai mengenal dan menggunakan batu-batu besar sebagai artefak kebudayaan. Artefak ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi. Dalam artikel ini, kita akan membahas artefak hasil kebudayaan Megalitikum, namun tidak termasuk beberapa jenis artefak tertentu. Mari kita simak bersama-sama!

Batu Menhir

Batu menhir adalah salah satu artefak yang paling terkenal dari kebudayaan Megalitikum. Batu ini umumnya berbentuk tegak lurus dan memiliki ukuran yang sangat besar. Batu menhir sering kali digunakan sebagai penanda atau simbol keagamaan. Namun, dalam konteks artikel ini, kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang batu menhir.

Batu Dolmen

Batu dolmen adalah jenis artefak lain yang sering kali terkait dengan kebudayaan Megalitikum. Batu dolmen terdiri dari beberapa batu besar yang digunakan sebagai meja dan penopang. Batu dolmen biasanya digunakan sebagai tempat pemakaman atau tempat ibadah. Meskipun penting dalam konteks kebudayaan Megalitikum, kita akan mengabaikan batu dolmen dalam artikel ini.

Bacaan Lainnya

Batu Punden Berundak

Batu punden berundak adalah artefak lain yang umumnya ditemukan dalam kebudayaan Megalitikum. Artefak ini terdiri dari batu-batu besar yang disusun secara berundak. Batu punden berundak sering kali digunakan sebagai tempat upacara keagamaan atau pemakaman. Meskipun menarik untuk dipelajari, kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang batu punden berundak dalam artikel ini.

Batu Tegak

Batu tegak adalah salah satu jenis artefak yang paling umum ditemukan dalam kebudayaan Megalitikum. Seperti namanya, batu tegak adalah batu yang diletakkan secara vertikal. Batu tegak sering kali digunakan sebagai penanda perbatasan atau simbol keagamaan. Namun, dalam artikel ini, kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang batu tegak.

Batu Hujan

Batu hujan adalah jenis artefak yang unik dalam kebudayaan Megalitikum. Batu ini memiliki permukaan yang berlubang-lubang, mirip dengan permukaan batu yang terkena hujan. Batu hujan sering kali digunakan sebagai tempat upacara keagamaan atau sebagai simbol kesuburan. Meskipun menarik, kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang batu hujan dalam artikel ini.

Batu Datar

Batu datar adalah jenis artefak yang umum ditemukan dalam kebudayaan Megalitikum. Batu datar umumnya digunakan sebagai meja atau alas untuk kegiatan sehari-hari, seperti memasak atau makan. Meskipun penting dalam konteks kebudayaan Megalitikum, kita akan mengabaikan batu datar dalam artikel ini.

Artefak Lainnya dalam Kebudayaan Megalitikum

Selain artefak yang telah disebutkan di atas, masih ada banyak jenis artefak lain yang ditemukan dalam kebudayaan Megalitikum. Artefak ini termasuk patung-patung batu, alat-alat batu, dan berbagai jenis struktur batu lainnya. Namun, dalam artikel ini, kita hanya akan fokus pada artefak yang telah disebutkan sebelumnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, kebudayaan Megalitikum merupakan periode yang sangat penting dalam sejarah manusia. Artefak-artejak yang dihasilkan oleh kebudayaan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Dalam artikel ini, kita telah membahas beberapa jenis artefak Megalitikum, kecuali batu menhir, batu dolmen, batu punden berundak, batu tegak, batu hujan, dan batu datar. Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kebudayaan Megalitikum.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *