Berapa Rangkaian Didalam Coil Pengapian?

Coil pengapian adalah salah satu bagian penting dalam sistem pengapian pada kendaraan bermotor. Fungsi utama dari coil pengapian adalah untuk mengubah tegangan rendah menjadi tegangan tinggi sehingga dapat menghasilkan api pada busi. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai berapa rangkaian didalam coil pengapian, perlu diketahui terlebih dahulu cara kerja dari coil pengapian.

Cara Kerja Coil Pengapian

Cara kerja coil pengapian dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Tegangan rendah dari sistem pengapian (biasanya 12V) dialirkan ke coil pengapian melalui kabel.

Bacaan Lainnya

2. Tegangan rendah tersebut akan mengalir melalui kumparan primer pada coil pengapian.

3. Aliran listrik pada kumparan primer akan menghasilkan medan magnet pada inti besi pada coil pengapian.

4. Ketika arus listrik pada kumparan primer diputus, medan magnet pada inti besi akan turun tajam dan menghasilkan medan magnet yang lebih kuat pada kumparan sekunder.

5. Medan magnet yang kuat pada kumparan sekunder akan menghasilkan tegangan tinggi (biasanya ribuan volt) yang diperlukan untuk menghasilkan api pada busi.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa coil pengapian terdiri dari dua kumparan, yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Namun, sebenarnya ada beberapa rangkaian lagi yang terdapat pada coil pengapian.

Rangkaian Didalam Coil Pengapian

Berikut adalah beberapa rangkaian yang terdapat pada coil pengapian:

1. Kumparan Primer

Kumparan primer adalah kumparan awal yang menerima tegangan rendah dari sistem pengapian. Kumparan primer berfungsi untuk mengubah tegangan rendah menjadi medan magnet pada inti besi. Kumparan primer biasanya terdiri dari beberapa lilitan kawat tembaga dengan diameter yang relatif besar.

2. Kumparan Sekunder

Kumparan sekunder adalah kumparan yang menerima medan magnet dari inti besi. Kumparan sekunder berfungsi untuk mengubah medan magnet menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk menghasilkan api pada busi. Kumparan sekunder biasanya terdiri dari ribuan hingga puluhan ribu lilitan kawat tembaga dengan diameter yang relatif kecil.

3. Inti Besi

Inti besi adalah benda yang terbuat dari bahan logam feromagnetik yang dipasang pada tengah-tengah kumparan primer dan sekunder. Inti besi berfungsi untuk memfokuskan medan magnet pada kumparan sekunder sehingga tegangan yang dihasilkan lebih besar.

4. Kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronik yang terpasang pada kumparan primer. Kapasitor berfungsi untuk memperbaiki arus listrik pada kumparan primer agar lebih stabil dan tidak terlalu tinggi. Kapasitor juga berfungsi untuk mengurangi gangguan listrik dari sistem pengapian.

5. Resistor

Resistor adalah komponen elektronik yang terpasang pada kumparan sekunder. Resistor berfungsi untuk mengurangi arus listrik yang berlebihan pada kumparan sekunder sehingga tegangan yang dihasilkan lebih stabil dan tidak terlalu tinggi. Resistor juga berfungsi untuk mengurangi gangguan listrik dari sistem pengapian.

6. Core Plug

Core plug adalah lubang kecil yang terdapat pada inti besi. Core plug berfungsi untuk mengalirkan udara ke dalam inti besi sehingga suhu pada coil pengapian tetap stabil.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa coil pengapian terdiri dari beberapa rangkaian, yaitu kumparan primer, kumparan sekunder, inti besi, kapasitor, resistor, dan core plug. Semua rangkaian tersebut bekerja sama untuk menghasilkan api pada busi.

Kesimpulan

Coil pengapian adalah salah satu bagian penting dalam sistem pengapian pada kendaraan bermotor. Cara kerja coil pengapian adalah dengan mengubah tegangan rendah menjadi tegangan tinggi sehingga dapat menghasilkan api pada busi. Coil pengapian terdiri dari beberapa rangkaian, yaitu kumparan primer, kumparan sekunder, inti besi, kapasitor, resistor, dan core plug. Semua rangkaian tersebut bekerja sama untuk menghasilkan api pada busi. Dengan mengetahui rangkaian didalam coil pengapian, diharapkan dapat membantu dalam melakukan perawatan dan penggantian komponen jika diperlukan.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *