Penentuan skala suhu merupakan salah satu hal penting dalam dunia fisika. Suhu sendiri adalah ukuran dari keadaan panas atau dingin suatu benda. Ada beberapa skala suhu yang umum digunakan, seperti Celsius, Fahrenheit, dan Kelvin. Namun, bagaimana cara menentukannya?
Pengertian Suhu
Suhu adalah ukuran dari keadaan panas atau dingin suatu benda. Suhu dapat diukur dengan menggunakan termometer. Biasanya, suhu diukur dalam derajat Celsius (°C), Fahrenheit (°F), atau Kelvin (K).
Skala Suhu Celsius
Skala suhu Celsius dinamakan berdasarkan nama ilmuwan Swedia, Anders Celsius. Skala ini digunakan secara internasional dan sangat populer di Indonesia. Suhu beku air pada skala Celsius adalah 0°C, sedangkan suhu didih air adalah 100°C. Selain itu, suhu tubuh manusia normal berkisar antara 36-37°C.
Skala Suhu Fahrenheit
Skala suhu Fahrenheit dinamakan berdasarkan nama ilmuwan Jerman-Amerika, Daniel Gabriel Fahrenheit. Skala ini lebih umum digunakan di Amerika Serikat. Suhu beku air pada skala Fahrenheit adalah 32°F, sedangkan suhu didih air adalah 212°F. Suhu tubuh manusia normal pada skala Fahrenheit adalah 98.6°F.
Skala Suhu Kelvin
Skala suhu Kelvin dinamakan berdasarkan nama ilmuwan Inggris, William Thomson Kelvin. Skala ini digunakan dalam ilmu fisika dan kimia. Suhu nol dalam skala Kelvin adalah suhu yang paling rendah yang mungkin terjadi, yaitu -273.15°C. Suhu ini disebut sebagai nol mutlak. Skala Kelvin juga dikenal sebagai skala absolut.
Bagaimana Menentukan Skala Suhu
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menentukan skala suhu. Salah satunya adalah dengan menggunakan dua titik tetap. Dalam hal ini, dua titik tetap yang digunakan adalah suhu beku dan suhu didih air.
Pertama, ukur suhu beku air dengan menggunakan termometer. Misalnya, suhu beku air yang diukur adalah 0°C. Kemudian, ukur suhu didih air dengan menggunakan termometer. Misalnya, suhu didih air yang diukur adalah 100°C.
Selanjutnya, hitung selisih suhu dari kedua titik tetap tersebut. Dalam hal ini, selisih suhu adalah 100°C – 0°C = 100°C.
Setelah itu, bagi selisih suhu tersebut dengan jumlah pembaginya. Jumlah pembagiannya adalah 100 untuk skala Celsius dan 180 untuk skala Fahrenheit.
Jadi, jika ingin menentukan suhu pada skala Celsius, maka hitunglah selisih suhu yang ingin diukur terhadap suhu beku air (0°C) dan bagi hasilnya dengan 100. Contohnya, jika suhu yang ingin diukur adalah 25°C, maka (25°C – 0°C) / 100 = 0,25. Artinya, suhu tersebut berada pada 0,25 bagian dari selisih suhu antara suhu beku dan suhu didih air.
Demikian pula, jika ingin menentukan suhu pada skala Fahrenheit, maka bagi selisih suhu dengan 180. Contohnya, jika suhu yang ingin diukur adalah 77°F, maka (77°F – 32°F) / 180 = 0,25. Artinya, suhu tersebut berada pada 0,25 bagian dari selisih suhu antara suhu beku dan suhu didih air pada skala Fahrenheit.
Kesimpulan
Penentuan skala suhu sangat penting karena dapat mempengaruhi hasil pengukuran. Skala suhu yang umum digunakan antara lain adalah Celsius, Fahrenheit, dan Kelvin. Untuk menentukan suhu pada skala tersebut, dapat dilakukan dengan menggunakan dua titik tetap yaitu suhu beku dan suhu didih air. Dalam hal ini, selisih suhu dapat dibagi dengan jumlah pembagiannya untuk mendapatkan skala suhu yang diinginkan.






