Tumbuhan berbunga merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki keindahan tersendiri. Selain itu, tumbuhan berbunga juga memiliki cara berkembang biak yang berbeda dengan tumbuhan lainnya. Bagaimana cara tumbuhan berbunga berkembang biak? Simak penjelasannya berikut ini.
Pembentukan Bunga
Sebelum membahas cara tumbuhan berbunga berkembang biak, kita perlu memahami terlebih dahulu pembentukan bunga. Bunga terbentuk dari daun yang dimodifikasi menjadi kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik.
Kelopak bunga berfungsi sebagai pelindung bagi bagian-bagian bunga yang lebih dalam. Mahkota bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya benang sari dan putik. Benang sari berfungsi sebagai organ jantan yang menghasilkan serbuk sari, sedangkan putik berfungsi sebagai organ betina yang menerima serbuk sari.
Pembuahan
Setelah terjadi penyerbukan, serbuk sari akan menempel pada putik dan tumbuh menjadi tabung serbuk sari. Tabung serbuk sari kemudian akan mengeluarkan sel sperma yang akan masuk ke dalam sel telur di dalam ovarium. Proses ini disebut sebagai pembuahan.
Setelah terjadi pembuahan, sel telur akan berkembang menjadi biji, sedangkan dinding ovarium akan berkembang menjadi buah. Dalam satu buah, terdapat banyak biji yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru.
Penyerbukan
Penyerbukan dapat terjadi melalui beberapa cara, yaitu:
- Penyerbukan Langsung
Penyerbukan langsung terjadi ketika serbuk sari jatuh langsung ke putik pada bunga yang sama.
- Penyerbukan Tidak Langsung
Penyerbukan tidak langsung terjadi ketika serbuk sari dibawa oleh agen penyerbuk, seperti lebah, kupu-kupu, dan burung.
Pembentukan Buah
Setelah terjadi pembuahan, dinding ovarium akan berkembang menjadi buah. Buah memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, tergantung dari jenis tumbuhan yang menghasilkannya.
Selain itu, buah juga memiliki berbagai macam fungsi, seperti:
- Melindungi biji dari kerusakan
- Mempermudah penyebaran biji
- Menyimpan cadangan makanan untuk biji
Jenis-Jenis Buah
Buah dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Buah Batu
Buah batu memiliki daging buah yang keras dan berisi, seperti mangga, jambu biji, dan durian.
- Buah Beri
Buah beri memiliki daging buah yang lunak dan berair, seperti stroberi, anggur, dan tomat.
- Buah Pepo
Buah pepo memiliki daging buah yang keras dan berair, serta memiliki biji yang banyak, seperti semangka dan mentimun.
- Buah Buni
Buah buni memiliki daging buah yang tipis dan berair, serta memiliki biji yang banyak, seperti rambutan dan litchi.
Penyebaran Biji
Setelah biji terbentuk dalam buah, biji harus disebarkan agar dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Penyebaran biji dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu:
- Angin
Biji dapat disebarkan oleh angin, seperti pada tumbuhan padi dan kapas.
- Air
Biji dapat disebarkan oleh air, seperti pada tumbuhan kelapa dan nangka.
- Hewan
Biji dapat disebarkan oleh hewan, seperti burung dan mamalia.
Perbanyakan Tumbuhan Berbunga
Tumbuhan berbunga dapat diperbanyak dengan beberapa cara, yaitu:
- Stek
Stek adalah cara perbanyakan tumbuhan dengan memotong tangkai daun atau cabang kemudian ditanamkan ke dalam tanah.
- Okulasi
Okulasi adalah cara perbanyakan tumbuhan dengan menyambungkan bagian tumbuhan yang masih hidup dengan tumbuhan yang akan diperbanyak.
- Cangkok
Cangkok adalah cara perbanyakan tumbuhan dengan menempelkan cabang atau ranting pada batang atau cabang yang masih hidup.
- Anakan
Anakan adalah cara perbanyakan tumbuhan dengan memisahkan tunas atau rimpang yang tumbuh pada tumbuhan dewasa.
Kesimpulan
Bagi tumbuhan berbunga, berkembang biak adalah suatu proses yang sangat penting. Proses ini melibatkan pembentukan bunga, penyerbukan, pembuahan, pembentukan buah, dan penyebaran biji. Setiap jenis tumbuhan berbunga memiliki cara berkembang biak yang berbeda-beda. Ada beberapa cara perbanyakan tumbuhan berbunga, seperti stek, okulasi, cangkok, dan anakan.






