Arti Kata Oposisi: Pengertian dan Contoh Kalimat

Oposisi adalah sebuah istilah yang sering kali kita jumpai dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Namun, sebenarnya apa sih arti kata oposisi?

Pengertian Oposisi

Oposisi adalah sebuah hubungan antara dua buah kata atau frasa yang memiliki makna berlawanan atau bertolak belakang. Hubungan ini biasanya ditandai dengan adanya kata atau frasa yang menjadi lawannya atau berada dalam posisi yang bertentangan.

Contohnya, kata “panas” dan “dingin” adalah dua kata yang memiliki makna yang berlawanan. Dalam hal ini, kata “panas” dan “dingin” merupakan oposisi.

Bacaan Lainnya

Macam-Macam Oposisi

Ada beberapa macam oposisi yang sering kita jumpai dalam bahasa Indonesia, antara lain:

1. Oposisi Antonim

Oposisi antonim adalah oposisi yang terbentuk dari dua kata atau frasa yang memiliki makna berlawanan. Contohnya, “tinggi” dan “rendah”, “besar” dan “kecil”, “panjang” dan “pendek.

2. Oposisi Komplementer

Oposisi komplementer adalah oposisi yang terbentuk dari dua kata atau frasa yang saling melengkapi. Contohnya, “pria” dan “wanita”, “siang” dan “malam”, “atas” dan “bawah.

3. Oposisi Reversibel

Oposisi reversibel adalah oposisi yang dapat dibalik atau diubah posisinya tanpa mengubah maknanya. Contohnya, “depan” dan “belakang”, “kanan” dan “kiri”, “dalam” dan “luar.

Contoh Kalimat Oposisi

Setelah mengetahui pengertian oposisi dan macam-macamnya, berikut adalah contoh kalimat oposisi:

1. Oposisi Antonim

– Air di kolam renang terasa panas pada siang hari, namun terasa dingin pada malam hari.

– Mobil yang baru keluar dari pabrik memiliki harga yang besar, namun mobil bekas memiliki harga yang kecil.

2. Oposisi Komplementer

– Acara pernikahan diadakan pada siang hari, sedangkan acara pesta ulang tahun diadakan pada malam hari.

– Bayi yang baru lahir umumnya memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan.

3. Oposisi Reversibel

– Saya berada di depan rumah, sedangkan adik saya berada di belakang rumah.

– Ketika kita mengendarai mobil, kita harus berhati-hati pada saat belok kiri atau belok kanan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa oposisi adalah sebuah hubungan antara dua buah kata atau frasa yang memiliki makna berlawanan atau bertolak belakang. Ada beberapa macam oposisi yang sering kita jumpai dalam bahasa Indonesia, antara lain oposisi antonim, oposisi komplementer, dan oposisi reversibel. Contoh kalimat oposisi dapat kita temukan di dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami arti kata oposisi, kita dapat lebih mudah memahami makna dari suatu kata atau frasa yang kita temui dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *