Apa yang Dimaksud dengan Akor?

Jika Anda adalah seorang musisi, pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah akor. Namun, bagaimana dengan pemula atau orang awam yang baru memulai belajar musik? Mungkin istilah ini masih terdengar asing atau bahkan belum pernah didengar sama sekali.

Pengertian Akor

Akor adalah kumpulan dua atau lebih nada yang diputar secara bersamaan. Nada-nada tersebut dapat berupa nada dasar, nada ke-3, dan nada ke-5. Akor sering digunakan dalam pembuatan lagu, baik dalam genre musik pop, rock, jazz, dan lain sebagainya.

Salah satu contoh dari akor adalah akor C mayor. Akor ini terdiri dari nada dasar C, nada ke-3 E, dan nada ke-5 G. Ketika ketiga nada tersebut dimainkan secara bersamaan, maka terciptalah suara harmonis yang indah.

Bacaan Lainnya

Jenis-jenis Akor

Ada beberapa jenis akor yang sering digunakan dalam pembuatan lagu, antara lain:

  • Akor mayor
  • Akor minor
  • Akor diminished
  • Akor augmented

Akor mayor adalah akor yang terdiri dari nada dasar, nada ke-3, dan nada ke-5 yang berjarak 4 nada dari nada dasar. Sedangkan akor minor adalah akor yang terdiri dari nada dasar, nada ke-3 (turun setengah nada dari nada ke-3 akor mayor), dan nada ke-5.

Akor diminished adalah akor yang terdiri dari nada dasar, nada ke-3 (turun setengah nada dari nada ke-3 akor minor), dan nada ke-5 (turun 1 nada dari nada ke-5 akor minor). Sedangkan akor augmented adalah akor yang terdiri dari nada dasar, nada ke-3 (naik setengah nada dari nada ke-3 akor mayor), dan nada ke-5 (naik 1 nada dari nada ke-5 akor mayor).

Cara Membaca Akor pada Notasi Musik

Untuk membaca akor pada notasi musik, terlebih dahulu harus diketahui simbol-simbol yang digunakan. Simbol-simbol tersebut adalah:

  • C = C mayor
  • Cm = C minor
  • Cdim = C diminished
  • Caug = C augmented

Setelah mengetahui simbol-simbol tersebut, maka dapat dibaca akor pada notasi musik. Sebagai contoh, jika terdapat simbol C pada notasi musik, maka akor yang dimainkan adalah akor C mayor. Jika terdapat simbol Cm pada notasi musik, maka akor yang dimainkan adalah akor C minor.

Cara Memainkan Akor pada Gitar

Bagi pemula yang baru memulai belajar gitar, memainkan akor mungkin terasa sulit dan membingungkan. Namun, dengan latihan yang terus-menerus, maka akan semakin terbiasa dan mahir dalam memainkan akor pada gitar.

Berikut adalah cara memainkan akor C mayor pada gitar:

  1. Taruh jari telunjuk pada senar ke-1 fret ke-1
  2. Taruh jari tengah pada senar ke-2 fret ke-2
  3. Taruh jari manis pada senar ke-3 fret ke-3
  4. Letakkan jari telunjuk pada senar ke-4 fret ke-0
  5. Letakkan jari tengah pada senar ke-5 fret ke-1
  6. Jangan memetik senar ke-6

Setelah mengetahui cara memainkan akor C mayor, maka dapat dilakukan latihan dengan memainkan akor pada lagu-lagu sederhana.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Akor

Kelebihan menggunakan akor dalam pembuatan lagu adalah dapat menghasilkan suara yang harmonis dan indah. Selain itu, penggunaan akor juga memudahkan dalam pembuatan lagu karena tidak perlu memikirkan setiap nada yang akan dimainkan, melainkan hanya perlu memainkan akor yang sudah ditentukan.

Namun, kekurangan penggunaan akor adalah terkadang suara yang dihasilkan terdengar terlalu monoton dan kurang bervariasi. Selain itu, terkadang penggunaan akor juga membuat suara yang dihasilkan terdengar terlalu ‘ramai’ dan sulit diatur.

Kesimpulan

Akor adalah kumpulan dua atau lebih nada yang diputar secara bersamaan. Ada beberapa jenis akor yang sering digunakan dalam pembuatan lagu, antara lain akor mayor, akor minor, akor diminished, dan akor augmented. Cara membaca akor pada notasi musik adalah dengan mengenali simbol-simbol yang digunakan, sedangkan cara memainkan akor pada gitar adalah dengan menempatkan jari pada fret dan senar yang tepat. Penggunaan akor memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *