Psatir adalah sebuah teknik sastra dalam bentuk puisi atau prosa yang biasanya digunakan untuk menyindir atau memperolok sesuatu atau seseorang. Psatir seringkali dijadikan sebagai bentuk kritik sosial terhadap suatu keadaan atau fenomena yang terjadi di masyarakat.
Contoh Psatir
Berikut ini beberapa contoh psatir yang pernah dibuat oleh beberapa penyair terkenal:
1. Satir Politik
Contoh psatir politik adalah puisi “Rakyat Itu Mau” yang ditulis oleh penyair W.S. Rendra. Puisi ini mengkritik para politisi yang hanya berjanji-janji pada rakyat tetapi tidak ada tindakan nyata yang dilakukan.
Di dalam puisi tersebut terdapat baris yang mengatakan:
“Rakyat itu mau, uang tidak mau. Uang hanya ingin dibagi-bagikan. Rakyat itu mau, keadilan tidak mau. Keadilan hanya ingin dijual-beli.”
Baris-baris tersebut menggambarkan betapa korupnya para politisi yang hanya memikirkan keuntungan pribadi daripada kepentingan rakyat.
2. Satir Sosial
Contoh psatir sosial adalah cerita “Tuan Tanah” yang ditulis oleh Mochtar Lubis. Cerita ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang terbelah antara kaum tuan tanah dan kaum petani.
Di dalam cerita tersebut terdapat tokoh bernama Tuan Sutan yang merupakan seorang tuan tanah yang memperlakukan para petani dengan sangat buruk. Tuan Sutan memaksa para petani untuk membayar sewa tanah yang sangat mahal dan menindas mereka dengan kejam.
Cerita ini memberikan kritik terhadap ketidakadilan sosial yang terjadi di masyarakat, di mana kaum tuan tanah merasa lebih unggul daripada kaum petani.
3. Satir Budaya
Contoh psatir budaya adalah puisi “Sajak Seorang Pelacur” yang ditulis oleh Chairil Anwar. Puisi ini menggambarkan kehidupan seorang pelacur yang hidup di tengah-tengah masyarakat yang hipokrit.
Di dalam puisi tersebut terdapat baris yang mengatakan:
“Aku yang dilacurkan, mereka yang menikmati. Aku yang ditinggalkan, mereka yang dihormati.”
Baris-baris tersebut menggambarkan betapa hipokritnya masyarakat yang menghukum seorang pelacur tetapi pada saat yang sama juga menikmati hasil dari perbuatan mereka.
Penutup
Psatir adalah sebuah teknik sastra yang sangat berguna untuk menyindir atau memperolok sesuatu atau seseorang. Dalam konteks kritik sosial, psatir bisa menjadi sebuah senjata yang sangat ampuh untuk mengkritik keadaan atau fenomena yang terjadi di masyarakat.
Contoh-contoh psatir yang telah disebutkan di atas bisa memberikan gambaran tentang bagaimana psatir bisa digunakan untuk mengkritik berbagai macam hal dalam kehidupan sehari-hari.