Terperi merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang tidak terlalu sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, kata ini masih sering muncul dalam berbagai bahan bacaan seperti novel, puisi, atau bahkan artikel seperti ini.
Pengertian Terperi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), terperi berarti terpesona, terpikat, atau terpesa. Artinya, ketika seseorang merasa terperi, maka ia sedang merasa sangat terkesan atau terkagum-kagum terhadap sesuatu.
Contoh penggunaan kata terperi dalam kalimat:
- Saya terperi melihat keindahan alam di sana.
- Anak saya terperi dengan mainan baru yang ia dapatkan.
- Ketika pertama kali melihat pemandangan dari atas gedung pencakar langit, saya merasa sangat terperi.
Asal-usul Kata Terperi
Meskipun kata terperi terdengar asing, namun sebenarnya kata ini berasal dari bahasa Jawa. Kata terperi berasal dari kata “terpèr” dalam bahasa Jawa yang memiliki arti yang sama, yaitu terpesona atau terpikat.
Kata terpèr dalam bahasa Jawa sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu kata “tripta” yang juga memiliki arti yang sama, yaitu terkesan atau terpikat.
Contoh Penggunaan Kata Terperi dalam Karya Sastra
Sebagai kata yang memiliki makna yang dalam, terperi seringkali muncul dalam karya sastra seperti novel, puisi, atau cerpen. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata terperi dalam karya sastra:
- “Aku terperi melihatmu. Senyumanmu yang manis dan tatapan matamu yang dalam membuatku luluh.” – Puisi “Terperi” karya Ika Natassa
- “Saat itu, aku benar-benar terperi. Betapa indahnya dunia ketika aku berada di sampingmu.” – Novel “Terperi” karya Tere Liye
- Dia terperi melihat keindahan alam yang terbentang di depan matanya. Ia merasa kecil dan tak berarti di hadapan alam yang begitu megah itu.” – Cerpen “Terperi” karya Dewi Lestari
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kata terperi memiliki arti yang sama dengan terkesan, terpikat, atau terpesona. Meskipun kata ini berasal dari bahasa Jawa, namun kata ini juga sering digunakan dalam bahasa Indonesia dan muncul dalam berbagai karya sastra.
Jika Anda ingin mengungkapkan rasa kagum atau terkesan terhadap sesuatu, maka kata terperi bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, pastikan penggunaannya tepat dan tidak berlebihan agar tidak terkesan berlebihan atau bahkan berlebihan.






