Penyakit Malaria Ada 4 Jenis, Sebutkan dan Jelaskan

Jika kamu tinggal di daerah tropis atau pernah melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang memiliki risiko terkena malaria, maka kamu harus berhati-hati. Penyakit malaria adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh parasit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles.

Jenis-Jenis Penyakit Malaria

Ada empat jenis penyakit malaria yang dapat mempengaruhi manusia. Berikut adalah penjelasannya:

1. Plasmodium falciparum

Jenis ini merupakan jenis yang paling berbahaya. Jika tidak diobati, penyakit malaria yang disebabkan oleh plasmodium falciparum dapat menyebabkan kematian dalam waktu 24 jam. Biasanya gejala yang muncul adalah demam tinggi, muntah-muntah, sakit kepala parah dan tubuh terasa lelah.

Bacaan Lainnya

2. Plasmodium vivax

Plasmodium vivax merupakan jenis malaria yang paling umum. Meskipun tidak seberbahaya plasmodium falciparum, namun penyakit ini tetap harus diwaspadai. Gejala yang muncul biasanya adalah demam tinggi dan sakit kepala.

3. Plasmodium ovale

Jenis ini agak jarang terjadi. Gejala yang muncul biasanya mirip dengan plasmodium vivax, yaitu demam tinggi dan sakit kepala. Namun, plasmodium ovale dapat menyebabkan anemia yang parah jika dibiarkan tanpa pengobatan.

4. Plasmodium malariae

Jenis ini jarang terjadi dan biasanya tidak menyebabkan gejala yang parah. Gejala yang muncul biasanya hanya demam dan sakit kepala ringan.

Penyebab Penyakit Malaria

Penyebab penyakit malaria adalah parasit yang disebut plasmodium yang dibawa oleh nyamuk Anopheles. Saat nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi malaria, parasit akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui air liur nyamuk tersebut.

Setelah masuk ke dalam tubuh, parasit akan menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan menyerang sel-sel darah merah. Sel-sel darah merah yang terinfeksi akan pecah dan melepaskan lebih banyak parasit ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan gejala yang parah seperti demam tinggi.

Gejala Penyakit Malaria

Gejala penyakit malaria bisa muncul dalam waktu satu minggu hingga beberapa bulan setelah terinfeksi. Beberapa gejala yang biasanya muncul adalah:

1. Demam

Demam adalah gejala utama dari penyakit malaria. Demam bisa terjadi dalam siklus tertentu, misalnya setiap dua hari atau setiap tiga hari.

2. Sakit kepala

Sakit kepala yang parah juga seringkali muncul pada penderita malaria.

3. Mual dan muntah

Mual dan muntah bisa muncul pada penderita malaria, terutama pada jenis plasmodium falciparum.

4. Nyeri otot dan sendi

Nyeri otot dan sendi juga seringkali muncul pada penderita malaria.

5. Menggigil

Menggigil bisa terjadi ketika demam sedang naik.

Pencegahan Penyakit Malaria

Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya penyakit malaria, antara lain:

1. Menggunakan kelambu

Menggunakan kelambu saat tidur dapat mencegah nyamuk Anopheles menggigit.

2. Menghindari daerah berisiko

Menghindari daerah yang memiliki risiko tinggi terkena malaria dapat membantu mencegah penyakit ini.

3. Menggunakan obat anti-malaria

Obat anti-malaria dapat digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit ini, terutama jika kamu berada di daerah yang memiliki risiko tinggi.

Pengobatan Penyakit Malaria

Pengobatan penyakit malaria harus dilakukan secepat mungkin setelah terdiagnosis. Beberapa obat yang sering digunakan untuk mengobati penyakit malaria antara lain:

1. Klorokuin

Obat ini sering digunakan untuk mengobati malaria ringan.

2. Meflokin

Obat ini sering digunakan untuk mengobati malaria yang lebih parah.

3. Artemisinin

Obat ini sering digunakan untuk mengobati malaria yang disebabkan oleh plasmodium falciparum.

Kesimpulan

Penyakit malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles. Ada empat jenis penyakit malaria yang dapat mempengaruhi manusia, yaitu plasmodium falciparum, plasmodium vivax, plasmodium ovale, dan plasmodium malariae. Gejala penyakit malaria bisa muncul dalam waktu satu minggu hingga beberapa bulan setelah terinfeksi. Cara untuk mencegah terjadinya penyakit malaria antara lain menggunakan kelambu, menghindari daerah berisiko, dan menggunakan obat anti-malaria. Pengobatan penyakit malaria harus dilakukan secepat mungkin setelah terdiagnosis.

Rate this post

Kami, Mengucapkan Terimakasih Telah Berkunjung ke, Ikatandinas.com

DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *